Top videos
The Citarum River in Indonesia is the world’s most polluted river. One of the main polluters is the fashion industry: 500 textile factories throw their wastewater directly into the river.
The filmmakers teamed up with international scientists to investigate the causes and consequences of this pollution. With the help of concerned citizens, the ‘Green Warriors’ team analyzed water samples, rice, children’s hair, etc. and discovered that toxic chemicals are endangering the lives of the 14 million Indonesians who use the Citarum water. What was once considered paradise is now a brown sludge of human waste and dangerous substances like nonylphenol, antimony and tributylphosphate. These findings prompted the Indonesian government to change its wastewater regulations. Recently, President Joko Widodo announced a new plan to clean up the Citarum. The fashion brands questioned in this documentary promised to better monitor their Indonesian suppliers.
--------------------------------------------------------------------
DW Documentary gives you knowledge beyond the headlines. Watch high-class documentaries from German broadcasters and international production companies. Meet intriguing people, travel to distant lands, get a look behind the complexities of daily life and build a deeper understanding of current affairs and global events. Subscribe and explore the world around you with DW Documentary.
Subscribe to:
DW Documentary: https://www.youtube.com/channe....l/UCW39zufHfsuGgpLvi
DW Documental (Spanish): https://www.youtube.com/dwdocumental
DW Documentary وثائقية دي دبليو: (Arabic): https://www.youtube.com/dwdocarabia
For more visit:
http://www.dw.com/en/tv/docfilm/s-3610
Instagram:
https://www.instagram.com/dwdocumentary/
Facebook:
https://www.facebook.com/dw.stories
DW netiquette policy: https://p.dw.com/p/MF1G
PORLAK JAHE GIRI TIRTA KAHURIPAN WANAYASA PURWAKARTA
KOLAM RENANG DI ATAS AWAN VIEW INDAH PORLAK JAHE GTK WANAYASA GIRI TIRTA KAHURIPAN PURWAKARTA
Alamat : Kampung Pentas RT.13 RW.04 Desa Taringgul Tonggoh Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta Jawa Barat Indonesia.
Selamat datang di video yang menampilkan inovasi luar biasa dari Brogor Smart City! Dalam video ini, kami akan membawa Anda untuk menjelajahi pesona kota cerdas yang sedang berkembang pesat, di mana teknologi bertemu kecerdasan dalam menghadapi tantangan perkotaan.
kuliner Kalimantan Timur bumper
testing bumper
tausiah agama bumper
DISKOMINFO INDRAMAYU -- Mustasyar Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA. didampingi Bupati Indramayu Nina Agustina Da'i Bachtiar menghadiri Haul ke-119 Kyai Syakir dan Sepuh Wotgalih bertempat di Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Sabtu (21/5/2022).
Dalam kesempatan ini Mustasyar PBNU KH. Said Aqil Siradj, MA. menyampaikan, manusia dalam Bahasa Arab dapat diartikan Insan yang memiliki makna harmoni atau intim, akrab dan saling kangen.
Sehingga kata Kang Said -- apaan akrab Said Aqil Siradj--, arti insan ini mahkluk yang satu sama lain saling melengkapi, saling membutuhkan, saling mendukung dan masih terdapat dalam diri Bangsa Indonesia khususnya Wong Indramayu.
“Makna insan ini, Alhamdulillah Bangsa Indonesia wabil khusus wong Indramayu masih betul-betul insan, masih solid, masih akur, masih harmonis. Makanya ada halal bihalal dalam rangka melebur, membangun kembali keharmonisan kita, apa yang kita lakukan sebelum masa sekarang ada konflik, ada tegang, ada bertengkar, mari kita lebur di momen Lebaran ini,” katanya.
Menurutnya, pertemuan dalam Haul Kyai Syakir dan Sepuh Wotgalih ini menjadi momen halal bihalal dan pelekat tali silaturahmi yang merupakan ciri dari segenap Bangsa Indonesia dan Islam Nusantara.
“Halal bihalal sudah melekat di Bangsa Indonesia, itulah yang kita sebut integrasi antara agama dan budaya ciri khas Islam Nusantara, sehingga agamanya dapat yakni saling memaafkan dan budayanya juga dapat yaitu seperti ini Haul Kyai Syakir Wotgalih. Maka Halal bihalal bisa menjadi alat mempererat ukhuwah islamiyah tali persaudaraan kita,” paparnya.
Kang Said mengajak, Haul Kyai Syakir dan Sesepuh Wotgalih dapat dimaknai momen halal bihalal untuk meningkatkan kelas keimanan, kelas islam dan bukan hanya meningkatkan ibadah rutin seperti shalat dan puasa. Namun juga akhlakul karimah bisa ditingkatkan dan tetap melekat dalam diri manusia sebagai hamba yang taqwa kepada Allah SWT.
Menurutnya ketaqwaan dalam diri manusia, harus memiliki 4 sifat wajib yang dimiliki Nabi Muhammad SAW, salah satunya sidiq yang berarti jujur. Sehingga dengan jujur maka akan terus solid dan menjaga kekompakan satu sama lain dalam ikatan persaudaraan.
“Tugas kyai mengajak masyarakat Indramayu meningkatkan iman yang berkualitas dan argumentatif, iman berdasarkan dalil dan jangan mencaci maki non muslim, karena baginda Nabi Muhammad SAW tidak pernah mencaci maki. Ini hendaknya dipahami oleh masyarakat NU di Indramayu,” tambahnya.
Kemudian, memberi perlindungan kepada masyarakat baik muslim maupun non muslim juga bagian daripada jihad, yakni mewujudkan ketentraman dan keamanan yang dijamin oleh negara kepada warga negaranya.
Selanjutnya, memberikan cukup pangan bagi masyarakat dan harus cukup sandang serta papan atau tempat tinggal dan layanan kesehatan dan kesejahteraan dalam hal ini menjadi kewenangan pemerintah juga merupakan bagian dari upaya jihad.
Dengan pertemuan yang sangatlah berbahagia ini Kang Said berharap Indramayu menjadi Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, yakni masyarakatnya beriman, tentram nyaman, sehat dan sejahtera. Khususnya untuk keturunan Kyai Syakir mampu melanjutkan misinya Kyai Syakir seperti dakwah islam dengan akhlak yang mulia.
“Keturunan harus melanjutkan misinya, bukan hanya memperkenalkan keturunannya, akan tetapi harus tunjukkan kebesaran kita sendiri. Sebaik-baiknya manusia, nasabnya baik, maka diapun menjadi orang yang berharga, terhormat, berilmu dan beradab,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan, dirinya merasa bersyukur bisa berada dalam satu momen Haul Kyai Syakir dan Sesepuh Wotgalih yang merupakan tokoh ulama yang banyak dikagumi masyarakat Indramayu.
"Alhamdulillah pada hari ini kita bersama-sama mengikuti Haul Kyai Syakir dan Sesepuh Wotgalih yang menjadi salah satu wujud kecintaan, kebanggaan dan penghormatan kita kepada sosok yang kita kagumi," katanya.
Bupati Nina Agustina menyampaikan, dalam memperingati tokoh ulama tidak semata acara rutin tahunan, namun terdapat makna yang lebih dalam yaitu mengingat segalanya tentang beliau dari perjuangan, kebaikan, perilaku dan ajarannya. Itu semua dapat kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Acara Haul Kyai Syakir dan Sesepuh Wotgalih ini Kang Said bersama Bupati Indramayu Nina Agustina secara simbolis memberikan santunan kepada 50 anak yatim piatu dan juga imam masjid dan mushola yang berada di lingkungan Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. (Abi/MTQ--Tim Publikasi Diskominfo Indramayu)
#IndramayuBermartabat
#DenganHati
#IndramayuPunyaCerita
#InfoBermartabat
Nina Agustina Da’i Bachtiar
pemasangan papan informasi/ banner realisasi apbdes tahun anggaran 2024 desa sidomulyo kec. kombeng
DISKOMINFO INDRAMAYU -- Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar ikut panen perdana buah melon di Blok Kalen Jungkrang, Desa Kedokan Gabus, Kecamatan Gabuswetan Kabupaten Indramayu, Kamis (21/7/2022).
Kegiatan panen melon perdana ini juga diikuti Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat Ridwansyah Yusuf, Ketua KNPI Indramayu Yoga Rahardiansyah, Kepala Bappeda-Litbang, Kepala Dinas PUPR, Kepala BJB Cabang Indramayu serta camat dan para kuwu.
Dalam sambutannya Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan, dirinya atas Pemerintah Kabupaten Indramayu sangat menyambut baik dan sangat mengapresiasi sekali kepada KNPI yang telah merangkul para petani dan pemuda untuk berinovasi dalam sektor pertanian mengikuti jejak Saruja pemilik kebun sentra melon Indramayu.
Salah satunya, ungkap Bupati Nina Agustina, KNPI memberdayakan dan mengajak pemuda di Kecamatan Gabuswetan bertani atau budidaya buah melon, sehingga diharapkan bisa terus berkelanjutan baik untuk terwujudnya ketahanan pangan juga bisa untuk peningkatan sektor wisata.
“Mungkin KNPI juga sebagai penggerak untuk wisata petik melon pertiga bulan yang ada di desa-desa di Kabupaten Indramayu,” harapannya.
Sementara itu pemilik lahan Sentra Melon Indramayu, Saruja menceritakan, dirinya dahulu sebelum menjadi petani melon berprofesi sebagai penjual Handphone. Namun sejak masa pandemi Covid-19 akhirnya beralih mengembangkan sektor pertanian budidaya buah melon.
Saruja yang juga Ketua Sentra Melon Indramayu menambahkan, dirinya memiliki tekad untuk menekuni budidaya buah melon dengan semangat serta inovasi dan belajar dari internet serta temannya untuk meningkatkan produksi buah melon. Upaya Saruja tidak berhenti disitu saja, dirinya pun terus melakukan terobosan salah satunya membuat sumber air yaitu sumur sibel yang tujuannya agar tidak tergantung dengan irigasi yang sudah ada.
“Alhamdulillah sekarang saya sudah tidak ragu lagi untuk bercocok tanam di bulan berapapun karena sudah antisipasi untuk airnya dengan Sumur Sibel ini,” ujarnya.
Keberhasilan Saruja menanam buah melon ini di lahan seluas 15 hektare yang dimana setiap satu tanaman melon tumbuh 2 buah melon. Lanjutnya, 1 kilogram buah melon dihargai 20 ribu dan diakuinya sudah dikirim ke wilayah Bandung Jawa Barat.
Saruja pun akan menjadikannya sebagai agrowisata Melon Indramayu (Melinda) dan mengajak kepada masyarakat untuk tetap optimis dan selalu semangat dalam mengembangkan atau bertani buah melon. Selain itu dirinya juga akan siap memberikan pendampingan.
Dalam kesempatan ini Bupati Indramayu Nina Agustina memberikan bantuan kepada Saruja selaku pemilik lahan untuk kemudian dibagikan kepada para petani berupa bibit tanaman buah melon dan rockwool. (Wira/MTQ—Tim Publikasi Diskominfo Indramayu)
#IndramayuBermartabat
#IndramayuPunyaCerita
#DenganHati
#InfoBermartabat
Nina Agustina Da’i Bachtiar
Kecamatan Gabuswetan
Perkebunan cabe di Desa Suka Damai menggunakan Metode tumpang sari.
Tumpang sari adalah metode menanam lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan tanam. Metode ini juga disebut sebagai polyculture atau intercropping.
Manfaat tumpang sari
- Menjaga keberlanjutan produksi pertanian
- Meningkatkan kesejahteraan petani
- Mendukung pelestarian keanekaragaman hayati
- Mengurangi risiko gagal panen
- Mengurangi penggunaan pestisida, herbisida, dan pupuk
- Meningkatkan kesuburan tanah
- Mengurangi emisi gas rumah kaca
- Menjaga suplai pangan yang stabil
Kerangka besar pelakasaan Smart City di Kabupaten Cirebon
Diskominfo Staper Kutim Luncurkan Teknologi PAD B0x & IOT TVCC
Video Profil Wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Pengembangan Objek Wisata Situ Wangi di Kecamatan Kawali
AKHIRNYA BISA MELIHAT LANGSUNG TRUCK RAKSASA LIEBHERR T282B INI SEBAGAI MONUMEN TAMBANG TERBESAR YANG ADA DI KOTA SANGATTA KUTAI TIMUR KALIMANTAN TIMUR.
SUDAH TIDAK SABAR LAGI INGIN BERSUA FOTO DENGAN ICON SANGATTA YANG MENDAPAT JULUKAN SEBAGAI KOTA TAMBANG.
KEMUNGKINAN DALAM WAKTU DEKAT AKAN DIBUKA UNTUK UMUM YA GUYS.....
#sangatta
#sangattaku
#iconic
#icon
#kutaitimur
#kalimantantimur
#liebherr
#duniatambang
#duniatambangbatubara
#tambangindonesia
#tambangkalimantan
#kaltim
Wanadri atau Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri adalah organisasi kegiatan alam bebas yang berkedudukan di Bandung, Indonesia. Wanadri berdiri pada 1964, dengan tujuan untuk turut membangun Tanah Air, Bangsa, dan Negara Republik Indonesia melalui pendidikan pemuda-pemudi dengan menggunakan media alam bebas sebagai sarana pendidikan.
Pada dasarnya, Wanadri adalah kumpulan sekelompok orang yang mencintai kehidupan di alam bebas. Organisasi Wanadri —yang dapat dipandang sebagai suatu “masyarakat Wanadri”— adalah organisasi yang memiliki aturan dan norma yang khas, baik tertulis maupun tidak tertulis, yang senantiasa berlaku dan dihormati oleh anggotanya.
Secara umum, visi Wanadri adalah menjadi sebuah organisasi pendidikan untuk mendidik manusia, khususnya anggotanya, agar mempunyai nilai-nilai yang terkandung dalam Janji dan Hakikat Wanadri. Tujuannya adalah untuk membentuk seorang manusia yang mandiri, ulet, tabah, Pancasilais sejati, dan percaya pada kekuatan diri sendiri.
Dalam menerapkan tujuannya, terdapat empat kegiatan pokok Wanadri yang meliputi: penjelajahan, pendidikan, integrasi dengan masyarakat, dan perlindungan alam.
Pengembaraan di gunung, hutan rimba yang lebat, jurang yang dalam, tebing terjal, bergulat dengan arus deras, riam dan jeram di sungai, disadari atau tidak, tentu akan memberi pengaruh pada karakter seseorang. Berbagai rintangan yang dihadapi dalam pengembaraan akan membuat orang menjadi lebih tabah, tidak mudah putus asa. Di tengah kebesaran alam, keindahan dan mungkin keganasannya, seorang Wanadri akan menyadari keagungan Tuhan Sang Pencipta. “Jalan pengembaraan” inilah salah satu cara Wanadri mendidik manusia, khususnya anggota-anggotanya.
Pengembaraan di gunung, hutan rimba belantara, jurang curam, tebing terjal, bergulat dengan arus deras, riam dan jeram sungai, disadari atau tidak akan berpengaruh pada karakter seseorang. Berbagai rintangan yang dihadapi dalam pengembaraan akan membuat seseorang menjadi lebih tabah, tak mudah putus asa. Ditengah kebesaran alam, keindahan ataupun keganasannya, seorang Wanadri akan menyadari keagungan Tuhan Maha Pencipta.
Pendidikan Dasar Wanadri adalah tahap awal dari rangkaian proses penerimaan anggota baru Wanadri. Masa pembekalan pengetahuan dan keterampilan dasar hidup di alam terbuka bagi setiap calon anggota Wanadri. Calon Siswa yang bisa mengikuti PDW 2022 adalah yang telah lulus tes kesehatan, fisik, psikologi serta melengkapi perlengkapan wajib dan mengikuti Pra Pendidikan Dasar Wanadri. Pendidikan Dasar Wanadri meliputi tahap basis di wilayah Situ Lembang, kemudian tahap praktek pemanjatan tebing di Citatah, arus deras di Sungai Citarum, Longmarch Kanal Timur Citarum, penyusuran pantai dan rawa di pesisir Utara Jawa Barat, Longmarch serta Gunung Hutan di kawasan gunung Burangrang.
Masa Pendidikan Dasar berlangsung selama 30 hari muali dari pembukaan hingga penutupan. Siswa yang telah lulus Pendidikan Dasar di wajibkan mengucapkan janji Wanadri pada saat upacara penutupan. Setelah itu ia berstatus Anggota Muda Wanadri yang belum mempunyai nomor pokok anggota. Sebagai Anggota Muda ia wajib mengikuti Masa Anggota Muda berisi berbagai program yang merupakan pendalaman dari materi Pendidikan Dasar.Pendidikan Dasar
dan Masa Anggota Muda merupakan program berkesinambungan untuk menghasilkan anggota Wanadri yang mampu mengamalkan Hakekat Wanadri.
PANITIA PDW 2022
Penanggungjawab: Dewan Pengurus XXVII
Komandan Latihan: Yemo L Wakulu (W-0638 TORA)
Wakil Komandan Latihan 1: Sendi Nugraha (W-956 TARA)
Wakil Komandan Latihan 2: Ahmad Syariful Kirom (W-0948 TARA)
Sekretaris Umum: Okky Cahya Utama (W-1110 TOBA)
Bendahara Umum: Adhi Prasetyo (W-0959 TARA)
Komandan Dana Usaha: Ahmad Jerry (W-1119 TOBA)
Komandan Publikasi & Dokumentasi: Guntur Surya Kusuma (W-1014 ELKA)
Komandan Kurikulum: Indra Hidayat (W-0943 TARA)
Komandan Kesiswaan: Nicolas Apriadi (W-1388 AKA)
Komandan Tata Tertib: Banny Adam Bachtiar (W-0712 ERA)
Komandan Perizinan: Ardya Rifiantara (W-0960 TARA)
Komandan Operasi: Tomy H Mubaraq (W-1030 ELKA)
Komandan Logistik: Fredy Aditia (W-1453 TABA)
Temukan Tim Produksi Dokumenter PDW 2022 di Instagram
SCRIPT WRITER:
Bayu Nugraha @bayunugrahabayu
Totoh Syaefudin @totohsya
CAMERA PERSON:
Guntur Surya Kusuma @gunturelka
Faudzil Irfan @faudzilirfans
Muhammad Azzam @azzamskey
Agung Sucipto @sayapinspirasi
DRONE PILOT:
Faudzil Irfan @faudzilirfans
Rangga Arlant @garenkpitung
Taufik Syafrudin @taufiqsaf
Muhammad Misbahudin @misbah.1171
VOICE OVER
Bima Prasena @worldlifetravel
EDITOR:
Faudzil Irfan @faudzilirfans
Wanadri Fanpage (Facebook): https://www.facebook.com/Wanadri.Indonesia/
PDW Fanpage (Facebook): https://www.facebook.com/infopdw/
Instagram: https://www.instagram.com/wanadri_official/?hl=id
Twitter: https://twitter.com/wanadri_media
Menjelajahi Indahnya Pantai Karangsong Indramayu
assalamualaikum kawan semua, gimana kabarnya, semoga baik-baik saja dan kuota tetap aman sentosa ya biar bisa nonton channel saya.
nah kali ini saya masih berada di wilayah kecamatan kertasari gess, kita akan explore sebuah bangunan misterius yang berada di tengah perkebunan teh, woww.
bangunan ini tidak akan saya sebutkan namanya nanti di tengah video saja ada penjelasanya dari narasumber setempat, dan sebelumnya saya spill perlengkapan perjalanan saya
jaket bomber https://s.shopee.co.id/30VVZOHl29
sarung tangan https://s.shopee.co.id/6piE8SpV7s
drone https://s.shopee.co.id/20cyNbFocI
celana turing https://s.shopee.co.id/8KX1vGmdRj
yang penasaran hayu kita gassken saja nonton videonya sampe selesai, dan terimakasih atas dukungannya terhadap channel ini, apalagi yang suka like share serta tidak meng skip iklanya, selamat menonton.
Suku kutai merupakan suku asli yang ada di kalimantan timur. Seperti yang kita ketahui, Kaltim merupakan lokasi pemindahan Ibukota Baru Negara.
#Sukukutai
#Ibukotabaru
#Kaltim